rem cakram

Posted: November 19, 2011 in Otomotif

Rem adalah suatu peranti untuk memperlambat atau menghentikan gerakan roda. Karena gerak roda menjadi lambat, secara otomatis gerak kendaraan menjadi lambat. Seiring berkembanya jaman, kita mulai disuguhi dengan berbagai fitur menarik dari sebuah rem. Bermula dari rem sistem teromol (drum brake), kemudian berkembang menjadi cakram (disc brake). Rem cakram sendiri kemudian dikembangkan lagi dengan menggunakan floating disc dan kemudian ABS (anti-lock breaking system).

Pergeseran pemakaian dari rem teromol ke rem cakram tentu saja supaya lebih pakem, dan selanjutnya jarak berhenti kendaraan semakin pendek. Sangat diperlukan dalam kondisi rawan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Untuk piringan cakram sendiri terdapat berbagai macam bahannya, dari mulai stainless steel sampai karbon. Dengan diameter yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Daya cengkeram sebuah rem tergantung pada kualitas dari rem tersebut, terutama kanvas remnya (brake pad). Banyak jenis dari kanvas rem yang beredar dipasaran, dari mulai yang berbahan asbestos sampai berbahan kevlar.

ABS merupakan sistem pengereman pada kendaraan agar tidak terjadi penguncian roda ketika terjadi hard breaking. Sistem ini bekerja apabila pada kendaraan terjadi hard breaking sehingga salah satu atau semua roda berhenti sementara kendaraan masih melaju, membuat kendaraan tidak terkendali sama sekali. Ketika sensornya mendeteksi ada roda mengunci, sistem akan memerintahkan piston rem untuk mengendurkan tekanan, lalu mengeraskannya kembali begitu roda berputar. Proses itu berlangsung sangat cepat, bisa mencapai 15 kali/detik. Efeknya adalah mobil tetap dapat dikendalikan dan jarak pengereman makin efektif (wikipedia).

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa rem tidak pakem itu adalah sebuah kelemahan, bukan sebuah keuntungan yang didapatkan pengendara, dengan kata lain rem tersebut kualitasnya jelek. Sangat berbeda dengan sistem ABS. Bagaikan langit dan bumi.

Sebagai contoh nyata, CBR 250 ABS dengan yang biasa, selisihnya Rp. 6.600.000,- (http://www.astra-honda.com/index.php/product). Contoh ini menggambarkan, bahwa teknologi ABS sangat jauh berbeda dengan rem tidak pakem (harga yang berbicara).

Comments
  1. Over Price says:

    test ganti link gravatar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s